Bukit Jamur Bengkayang

AS

West Borneo

Alam Kalimantan

Terima kasih Tuhan untuk anugerah ini

Merah Putih

Bhinneka Tunggal Ika

Bersatu dalam keberagaman

Alam Indonesia yang indah

Sabtu, 28 Oktober 2023

Blog Siswa Kelas XII IPS A SMA Santo Paulus Pontianak


1. https://agnesisabela.blogspot.com/2023/10/blog-pribadi.html

2. https://albertamany.blogspot.com/2023/10/biografi-albert.html

3. https://andywilliamsie.blogspot.com/2023/10/biografi.html

4. https://bethariadyna.blogspot.com/2023/10/biografi-betharia-dyna.html

5. https://brandonv46.wordpress.com/2023/10/27/brandon-valentino/

6. https://christian733.wordpress.com/2023/10/27/christian/

7. https://claraagnesi.blogspot.com/2023/10/perjalanan-hidup-clara-agnesia.html

8. https://declan22.blogspot.com/2023/10/bio.html

9. https://donatuspyterlim.blogspot.com/2023/10/biografi-donatus.html

10. https://eileeneldora.blogspot.com/2023/10/biografi.html

11. https://febriantiarini127.blogspot.com/2023/10/biografi-febrianti-arini.html

12. https://dimoreoak.blogspot.com/2023/10/biografi-fernaldy.html

13. https://fransiskaoktaoliviana.blogspot.com/2023/10/blog-biografi.html

14. https://biografigiori2.wordpress.com/2023/10/27/biografi-giori/

15. https://jasonnicholaswiguna.blogspot.com/2023/10/biografi.html

16. https://kevinn17.blogspot.com/2023/10/biografi.html?m=1

17. https://oniiyw.blogspot.com/2023/10/biografi-singkat-leony.html?m=1

18. https://tugasbilouisley.blogspot.com/2023/10/biografi-nuklir-louislaw.html

19. https://melvinstanly.simdif.com/

20. https://nataliaa20.blogspot.com/2023/10/blog-biografi.html

21. https://oliverrandersonn.blogspot.com/2023/10/biografi.html

22. https://biografievando.blogspot.com/2023/10/biografi.html

23. https://jelajahgoogle.blogspot.com/2023/10/biografi.html

24.https://sellitein.blogspot.com/2023/10/biografi.html?m=1

25. https://jessastar16.blogspot.com/

26. https://selfstory4.wordpress.com/2023/10/28/stefany-2/

27. https://steventan337.blogspot.com/2023/10/blogger.html

28. https://theresiasrijulianti9.blogspot.com/2023/10/biografi-theresia-sri-julianti.html

29. https://vinsenn.blogspot.com/2023/10/biografi-vinsen.html

30. https://violisvioleta.blogspot.com/2023/10/biografi.html

Blog Siswa Kelas XII IPS B SMA Santo Paulus Pontianak


1. Alexa https://alexaaurelia.blogspot.com/2023/10/haloo-nama-saya-alexa-aurelia-biasa-di.html


2. Anthony https://anthonywijayastpaul.blogspot.com/2023/10/my-story.html


3. Brevely https://brevelyuntan.blogspot.com/2023/10/indentitas.html


4. Brithney https://britneystevannystpaul.blogspot.com/?m=1


5. Christian https://christianstpaul.blogspot.com/2023/10/my-biography.html


6. Della https://dellarianistpaull.blogspot.com/2023/10/della-biografi.html?m=1


7. Delvin https://delvinlaistpaul.blogspot.com/2023/10/my-life.html


8. Dwayne https://officialturnoff.blogspot.com/2023/10/biografi.html


9. Elika https://elikaaureliastpaul.blogspot.com/2023/10/about-me.html


10. Felly https://fellystpaul.blogspot.com/2023/10/about-myself.html?m=1


11. Fernando https://nandostpaul.blogspot.com/2023/10/nama-saya-fernando-yoppy-jenis-kelamin.html


12. Friska https://friskaamandastpaul.blogspot.com/2023/10/cerita-pertamaku.html


13. Helmi https://helmistpaul.blogspot.com/2023/10/my-story-my-live.html


14. Jeffrey https://jeffreylouisstpaul.blogspot.com/2023/10/blog-post.html


15. Jessica https://jessica07stpaul.blogspot.com/2023/10/my-first-story.html


16. Jose https://josestpaul.blogspot.com/2023/10/my-story.html


17. Kevin https://kevinharipinstpaul.blogspot.com/?m=1


18. Lukas https://lukasstpaul.blogspot.com/2023/10/my-biography.html


19. Marselina https://msloliv.blogspot.com/2023/10/my-first-story.html


20. Michael https://michaelastpaul.blogspot.com/2023/10/biografi.html


21. Nia https://niaastpaul.blogspot.com/2023/10/biografi.html


22. Piter https://piterfcstpaul.blogspot.com/2023/10/biografi.html


23. Rendy https://rendylimbo.blogspot.com/2023/10/day-in-my-life.html?m=1


24. Selvy

25. Stefan https://stefanjonathanstpaul.blogspot.com/2023/10/1.html


26. Stevani https://stevanistpaul.blogspot.com/2023/10/me-yessir.html


27. Toni https://tonichandrastpaul.blogspot.com/2023/10/hi.html


28. Tyara https://tyarayorenciastpaul.blogspot.com/2023/10/biografi-saya.html


29. Viony https://vionystpaul.blogspot.com/?m=1


30. Yohanes https://yohanesstpaul.blogspot.com/?m=1

Blog Siswa Kelas XII IPS C SMA Santo Paulus Pontianak

 1. Alvin Dwi Apriyadhi 

https://alvindwiapriyadhi.blogspot.com/?m=1

2. Angelia Yuli Pitalia

https://angeliayulipitalia.blogspot.com/2023/10/biodata-pribadi.html

3. Callysta Angelica Lijanto

https://callysta-angelica-lijanto.blogspot.com/

4. Daniel Lois

https://daniel-stpaulus.blogspot.com/2023/10/biodata-diri.html

5. Delta Davitri

https://deltadavitrismasantopaulus.blogspot.com/2023/10/myself.html

6. Demus Calnavaro

https://demus-nzo.blogspot.com/?m=1

7. Elvyra Arwen

https://elvyraarwensmasantopaulus.blogspot.com/2023/10/biodata-pribadi.html

8. Eric Etantyo

https://eric-etantyo.blogspot.com/2023/10/biografi.html

9. Ferisca Aprilia Marfena

https://www.blogger.com/blog/posts/6700178940451926174

10. Fortino Lorentz

https://fortino-baik.blogspot.com/?m=1

11. Gisca Mendy

https://gisca-saintpaul.blogspot.com/2023/10/tentang-diriku.html

12. Hendryansen

https://hendri-yansen.blogspot.com?m=1

13. Jensen Antolouise

https://jensenluiss.blogspot.com/?m=1

14. Jessica Natalie

https://jessica-paulus.blogspot.com/2023/10/tentang-diriku.html

15. Juan Daniel

https://juandanieljd515.blogspot.com/2023/10/game.html

16. Kevin Oktavianus

https://kevin-oktavianus-sma.blogspot.com/2023/10/sedikit-curhat.html?m=1

17. Marcellino

https://marcellinohuang.blogspot.com/2023/10/saya-marcellino.html

18. Maria Cristi Laura

https://mariacristilaurasmasantopaulus.blogspot.com/2023/10/perjalanan-hidupku.html

19. Novianti

https://novianti-stpaulus.blogspot.com

20. Rafael Raja Raya 

https://rafael-raya.blogspot.com/2023/10/kegiatan-pulang-dari-sekolah.html?m=1

21. Renvaldo Juspyadi

https://renvaldojuspyadi.blogspot.com/2023/10/kamis-yang-malang.html

22. Selvyna Lawrencia 

https://selvynalawrencia.blogspot.com/2023/10/biodata-pribadi.html

23. Sherly Lawrencia

https://sherlylawrencia-stpaulus.blogspot.com/2023/10/sherly-lawrenciaanak-pertama-dari-3.html

24. Stefano Orlando Setio

https://stefano-orlando-setio.blogspot.com/p/profil-diri.html


25. Stevany Sung

https://stevanysungsantopaulus.blogspot.com/2023/10/hiiii.html

26. Stevin Susanto

https://stevin17.blogspot.com/2023/10/tips-menghadapi-ujian.html

27. Valencia Angelika

https://valencia-angelika.blogspot.com/2023/10/my-biography.html

28. Vincent

https://vincent-sma-santo-paulus.blogspot.com/?m=1

29. Vira Angela 

http://viraangela.blogspot.com/2023/10/perkenalkan-diri.html

30. Yosua Sulaiman

https://lek-yosua.blogspot.com/2023/10/yosua.html?m=1

Senin, 15 Mei 2023

Pemimpin Muda Masa Depan: Mengikuti Kehendak Allah

Pada tanggal 17 Agustus 2023 Negara Indonesia akan merayakan HUT Ke-78.  Jika dicermati secara mendalam arti angka 78 tentu sangat misterus sekali. Sejak kemerdekaan Republik Indonesia yang sudah menginjak usia 77 tahun, masih banyak permasalahan politik, ekonomi, pendidikan, sosial, agama yang sampai sekarang belum tuntas diselesaikan. Banyak Pekerjaan Rumah (PR) yang harus dikerjakan oleh para negarawan, politikus dan kepala daerah sepanjang tahun 2023  dan seterusnya. Hal ini merupakan tugas berat bagi pemimpin yang akan datang.  Apakah kita akan tinggal diam menyaksikan pertarungan dan  gejolak politik di tingkat nasional tersebut?

       Sejarah sudah mencatat dan membuktikan bagaimana kekuasaan kapitalisme yang berkolaborasi dengan komunisme  pernah diruntuhkan oleh generasi muda. Baik itu di era orde lama maupun orde baru. Para pemuda menjadi terdepan mengawal gerak -gerik pemerintahan dari zaman ke zaman. Sehingga munculah reformasi. Runtuhnya kekuasaan di zaman orde baru membuktikan bahwa peran pemuda tidak bisa di pandang sebelah mata. Sekalipun mereka tidak berkuasa atau memegang jabatan secara struktural.

Kegelapan  dari produk kapitalisme itu memang begitu dirasakan oleh masyarakat sampai hari ini, antara lain:

1. Permasalahan politik

Tidak adanya spiritual politik yang sesungguhnya dan juga ketimpangan-ketimpangan dalam idiologi Negara yaitu Pancasila dan UUD 1945 merupakan permasalahan politik yang ada di republik ini sampai sekarang. Seharusnya dengan usia kemerdekaan RI hampir menuju 78, Indonesia bisa lepas dari keresahan-keresahan politik dan penyimpangan secara transparan di dunia politik. Contoh : Kasus-kasus korupsi di pusat yang dilakukan oleh para pejabat Negara dan para politisi.

2. Permasalahan ekonomi

Kesenjangan sosial begitu tinggi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di republik ini padahal dalam idiologi Negara yaitu Pancasila dan UUD 1945 sudah sangat jelas sekali bahwa ada tertulis dalam sila ke 5 keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.Tapi yang terjadi adalah ketidakadilan sosial. Sampai sekarang ini pemerintah atau pejabat Negara lebih berpihak pada pemilik modal dan para pengusaha-pengusaha. Sehingga rasa keberpihakan itu begitu menyakiti masyarakat kecil, masyarakat adat, masyarakat miskin yang masih terbelakang. Padahal sudah sangat jelas dalam perjanjian Negara berpihak pada ekonomi kerakyatan. 

       Banyak lagi permasalahan-permasalahan berbangsa dan bertanah air, antara lain persoalan agama, budaya dan konflik agraria atau lingkungan hidup. Tidak salah lagi bahwa bangsa ini memang sedang berjalan di dalam kegelapan. Atau kata kasarnya telah menjalankan sebuah sistem produk gagal milik kaum kapitalisme-komunisme yang tinggal menunggu bom waktu yang akan meledak. Lalu bagaimana dengan perpolitkan Indonesia saat ini, akankah terang sejati itu bisa datang dan menghalau kerapuhan hidup dalam pengabdian anak bangsa? Adakah spiritual politik Indonesia bisa mengarah pada spiritual melayani sesama dan  benar-benar mengabdi untuk masyarakat miskin, tertindas, lemah, terpinggirkan dan yang telah dilupakan. Jika tidak sesuai dengan alam dan kearifan lokal tentu bersiap-siaplah akan segala kemungkinan yang terjadi di masa depan. Belajar dari sejarah dan konflik di Kalimantan pasti akan tahu makna serta nilai kearifan lokal, Baca: https://www.bordernews.id/2023/04/ikn-dan-ancaman-deforestasi-borneo.html?fbclid=IwAR0t5S6PMjVeci04ncJUyLKgedd1FsYrfcmclN6hefcN9ASDtdP_Hcq3tww

Para pemuda dan pemudi  tidak akan tinggal diam melihat ketidak adilan yang terjadi. Di  Kalimantan sendiri sudah banyak organisasi masyarakat bertumbuh dan bergerak di akar rumput. Apalagi saat ini negara sudah optimis  memindahkan Ibukota Negara ke Kalimantan berarti negara harus mampu menyesuaikan diri dengan  alam, budaya dan kehidupan masyarakat adat yang ada di Kalimantan. Bicara Kalimantan tidak segampang membalikan telapak tangan. Hanya soal kulit-kulitnya. Datang ke Kalimantan berarti bicara soal isi, soal nilai-nilai kehidupan, kearifan lokal, budaya, alam dan Tuhan. Kalimantan memiliki sistem kearifan lokal  yang kelihatan maupun tidak kelihatan, sudah turun temurun diwariskan oleh nenek moyang mereka terutama mengenai keteraturan alam, sesama manusia, binatang dan Tuhan. Semua itu  patut direnungkan oleh seluruh rakyat Indonesia.  Telusuri kembali sejarah kelam dan konflik budaya di Kalimantan akibat politik  https://ytprayeh.com/budaya/p-5166e38342349a3/riset-budaya-dayak-dalam-novel-sejarah-ngayau

       Untuk membentuk pemimpin muda di masa depan, diperlukan komitmen negara kita sekarang ini.  Negara mempunyai peran yang penting dalam mencerdaskan pembangunan kemartabatan pribadi insani para pemuda dan pemudinya. Negara harus hadir membentuk dan mengasah para pemuda dan pemudi menjadi manusia yang produktif, kreatif dan inovatif dalam perkembangan hidupnya. Karena anak-anak mudalah yang nantinya akan menentukan nasib bangsanya. Tentu kita semua memiliki keyakinan dan komitmen bahwa Indonesia harus menjadi negara yang maju, unggul, kreatif dan inovatif di masa depan.  Pendidikan  nasional harus diarahkan kepada terwujudnya masyarakat  yang beriman, sehat, cerdas, aman, berbudaya dan sejahtera, maka salah satu misi dari pembangunan  adalah meningkatkan kualitas dan kuantitas sumberdaya para pemuda dan pemudi di berbagai bidang, baik rohani maupun jasmani. 

       Negara harus hadir mendampingi kaum muda agar hidup dan berkembang menjadi pribadi yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa, kreatif dan inovatif. Untuk menciptakan para pemuda dan pemudi yang unggul harus dimulai dari pendidikan dan sistem perkumpulan atau partai itu sendiri. Misalnya saja para pemuda harus dilatih sejak dini,  agar bisa memahami konstitusi dan mempelajari sistem perkumpulan negara yang baik. Saya ambil contoh sistem negara Teokrasi Vatikan. Anak-anak muda sudah dibentuk sebagai negarawan sejati yang taat kepada kehendak Allah. Semenjak masih remaja dididik menjadi pribadi yang  berkarakter, berbudi luhur dan beriman kepada Tuhan.   Jadi pada intinya sistem partai harus dibenahi  terlebih dahulu. Tidak cukup para pemimpin partai bicara kulit-kulitnya saja, hanya menjadi petugas partai lalu menang, mendapat uang banyak sebagai setoran kemudian berkuasa. Sekali lagi, kepemimpinan sejati tidak terletak pada sosok pemimpin itu, tapi soal sistem yang dibangun. Orang-orang baik  bisa menjadi orang-orang jahat dalam sistem yang buruk. Begitupula sebaliknya, orang-orang buruk bisa berubah menjadi orang-orang baik dikarenakan sistem perkumpulan yang baik.

        Dengan melihat potensi yang dimiliki oleh pemuda-pemudi di Indonesia, dimana pada masa inilah daya imajinasi, kreatifitas, dan semangat yang tinggi perlu diwujudkan. Mau mengabdi Allah di dalam Ketuhanan Yang Maha Esa hendaknya bertekun dalam iman dan pertobatan yang sejati. Mereka mau menghayati pertobatan dalam semangat doa dan kesederhanaan serta kerendahan hati. Dan menjauhkan diri dari segala kejahatan dan bertekun dalam yang baik hingga akhir, sebab Isa Al Masih sendiri akan datang dengan muliannya dan mengatakan kepada semua orang yang mengakui Dia dan menyembah serta mengabdi kepada-Nya dalam pertobatan : Mari, hai kamu yang diberkati Bapa-Ku, terimalah kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak awal dunia ( Mat 25:34 ). 

Jadi…kita membutuhkan sosok pemimpin muda  menuruti  kehendak Allah. Hidup produktif bersama Allah. Berkumpul, berdoa, berderma, berbagi, berkarya, berprestasi, berinovasi membangun Bangsa dan Negera lewat perkumpulan yang positif. Sehingga terwujud hal sbb:

1. INDONESIA GLOBAL: Pembangunan SDM masyarakat lokal yang berkualitas, berprestasi, kreatif dan inovatif di tingkat Internasional.

2. INDONESIA NASIONAL: Pembangunan SDM masyarakat lokal yang berkualitas, berprestasi, kreatif dan inovatif di tingkat Nasional.

3. INDONESIA LOKAL : Pembangunan SDM masyarakat lokal yang berkualitas, berprestasi, kreatif dan inovatif di segala bidang.

4. INDONESIA HIJAU : Pola menjaga lingkungan hidup dengan gerakan menanam pohon dan menjaga hutan, gunung-gunung, bukit-bukit dan sungai-sungai.

5. INDONESIA BERPRESTASI : Lahirnya tokoh-tokoh yang jujur,baik dan patut diteladani oleh masyarakat banyak. Terangkatnya sosok negarawan, agama,aktivis olahraga, pendidik, pelatih, staf, individu dsb

6. INDONESIA SPIRIT: Semangat di dalam hidup yang dapat menjadi inspirasi, motivasi dan menggugah semangat melayani masyarakat yang miskin, sakit, terjatuh, tertindas dan terpingirkan.

7. INDONESIA LIFESTYLE : Pola hidup, pola olahraga, pola konsumsi herbal menuju Indonesia sehat.

8. INDONESIA KREATIFITAS : Dunia fotografi, otomotif, sastra daerah, cerpen, komik, karikatur, seni dan budaya.

Semoga semua itu dapat terwujud sehingga Indonesia menjadi bangsa yang makmur, adil dan sejahtera serta bisa membawa perdamaian ke seluruh dunia. Seperti cita-cita saya pada artikel: Pemimpin Muda Masa Depan (1): Filosofi Alam  https://ytprayeh.com/politik/p-41680036e7071dc/pemimpin-muda-masa-depan-1-filosofi-alam

Kini saatnya pemimpin muda masa depan bergerak tanpa berteriak, tanpa memukul, tanpa berteriak di jalanan. Pemimpin muda yang dikehendaki Allah  harus mampu  bergerak, berinovasi lewat ide-ide yang cedas serta kreatif. Perkumpulan  yang diciptakan  di masa depan harus untuk melayani masyarakat miskin, tertindas, tertinggal, terbelakang. Bukan melayani kehendak kapitalisme-komunisme-materialisme. Jika tidak, konflik di masa depan bisa terjadi jika Indonesia masih dipimpin oleh orang-orang yang masih menjalankan sistem kapitalisme. Bisa diambil hikmah dari certa bijak:  https://ytprayeh.com/sastra/p-e167a539306513b/cerita-bijak5-runtuhnya-negara-api

Mari kita terus bergerak sebagai pemimpin-pemimpin muda di lingkungan kita masing-masing. Terus maju pantang mundur. Memulai langkah kecil untuk langkah-langkah besar selanjutnya. Bisa berjuang lewat pemikiran dan tulisan-tulisan kita, entah dengan menerbitkan buku, mengikuti berbagai perlombaan, aktif menulis di media online maupun cetak. Menciptakan berbagai inovasi di bidang seni dan budaya. Membuat berbagai terobosan di bidang teknologi dan pertanian. Aktif dalam organisasi dan pengembangan SDM di dalam masyarakat. Gerakan sosial tidak selamanya berbentuk  organisasi massa, kesatuan aksi, atau gerakan separatis. Gerakan sosial itu dapat pula berbentuk kreativitas seni budaya dan tulisan-tulisan yang kita ciptakan. Percayalah. Hidup Produktif Bersama Allah.

Salam Suara Belantara Borneo Nusantara

Pemimpin Muda Masa Depan: Filosofi Alam

Beberapa tahun silam, saya ada membaca buku yang berjudul ” The Secret “, buku ini pada intinya menceritakan bahwa alam semesta diatur oleh hukum alam yang disebut hukum tarik-menarik yang dikatakan bekerja dengan menarik ke dalam hidup seseorang sebagai pengalaman, situasi, peristiwa, dan orang-orang dari pikiran dan perasaan seseorang. Oleh karena itu, berpikir dan merasa positif diklaim dapat menciptakan kehidupan yang lebih baik seperti kesehatan, dan kebahagiaan meningkat.

Buku The Secret menjelaskan hukum tarik-menarik sebagai hukum alam yang menentukan keutuhan, keteraturan alam semesta dan kehidupan pribadi kita melalui proses " kemiripan menarik kemiripan." Persis seperti yang kita pikirkan dan rasakan, frekuensi yang bersangkutan akan dikirim ke alam semesta yang menarik kembali ke arah kita dengan keadaan pada frekuensi yang sama. Misalnya, jika Anda memikirkan pikiran-pikiran marah dan merasa marah, Anda akan menarik kembali kejadian dan keadaan yang menyebabkan Anda merasa marah lagi. Sebaliknya, jika Anda berpikir positif dan merasa baik, Anda akan menarik kembali peristiwa positif dan keadaan baik kepada anda. Hukum mengklaim bahwa hasil yang diinginkan seperti Kesehatan dan kebahagiaan dapat tertarik hanya dengan mengubah pikiran dan perasaan. Ia mengatakan bahwa pikiran kita adalah sebagai magnet yang bisa menarik apapun, peristiwa, kejadian , pengalaman, baik yang kita inginkan atau tidak kita inginkan melalui frekuensi yang dipancarkan oleh pikiran. (The Secret, Rhonda Byrne. Atria Books, New York. 2006).

Dari tahun ke tahun saya mencoba mempelajari  ilmu yang ada dalam buku The Secret, berusaha berpikir positif setiap hari. Hasilnya mendekati 78 %, saya terus bersyukur  atas semua yang terjadi dalam hidup saya selama ini, serta melupakan hal-hal negatif. Saya berjumpa dan berkumpul dengan komunitas-komunitas yang sesuai dengan bakat dan keterampilan yang saya miliki. 

Lalu apa kaitannya dengan pemimpin muda masa depan. Baiklah akan saya jelaskan. Sebagai penulis saya menginginkan kriteria seorang pemimpin  sesuai apa yang saya pikirkan dan mimpikan salah satunya, ia harus mampu berpikir positif, memahami alam, hidup doa, spiritualitas, sesama dan Tuhan. Nah…hubungannya dengan politik dan pemerintahan apa? kata “politik” berasal dari bahasa Yunani polis yang artinya “negara kota” dan teta yang berarti “urusan”. Kata “politik” pertama kali digunakan oleh Aristoteles yang awalnya disebut zoon politicon. Kemudian kata tersebut berkembang menjadi polites yang berarti warganegara, politeia yang berarti semua yang berhubungan dengan negara, politika yang berarti pemerintahan negara, dan politikus yang berarti kewarganegaraan. Dengan demikian, politik berarti urusan negara atau pemerintahan. Secara konsep, kata politik itu sendiri masih berhubungan dengan kata polisi. Politik  adalah ilmu yang mengatur dan menata negara.

Jadi untuk mengatur dan menata negara memang tidak bisa asal-asalan saja,  apalagi dalam waktu singkat muncul pemimpin jadi-jadian, atau menjadi pemimpin karena pengaruh orang tua dan kekuasaan. Saat ada pemilu baru sibuk mengunjungi masyarakat ke sana kemari. Untuk mengatur berbangsa dan bernegara tidak gampang. Memang diperlukan seseorang yang memiliki spiritualitas rohani yang baik. Apa kita mau dipimpin oleh pemimpin jadi-jadian dalam waktu sekejab. Tentu kita tidak mau negara menjadi kacau balau tanpa arah dan tujuan. 

Seperti yang kita ketahui Sumber Daya Manusia ( SDM ) yang berasal dari kalangan pemuda tersebar di seluruh Indonesia. Ini merupakan aset luar biasa yang akan ikut mewarnai nasib tanah air, masyarakat, ekonomi dan budaya kearifan lokal bangsa Indonesia. Produktif atau tidaknya para pemuda, tergantung pendidikan karakter yang mereka miliki sejak dini. Pemimpin muda masa depan, menurut saya tidak bisa didapatkan secara instan. Ia memang harus menguasai ilmu pengetahuan yang sudah  diturunkan dari nenek moyang mereka mengenai alam, spiritualitas, sesama dan Tuhan. Adakah mereka itu di Indonesia? tentu ada! Mereka sudah bergerak di bidang kemanusiaan, lingkungan hidup, masyarakat adat, pendidikan, kesehatan, olahraga, pemberdayaan manusia, ekonomi dan sebagainya. 

Ada banyak anak-anak muda sudah terjun menjadi pemimpin secara langsung di dalam masyarakat. Mereka memilih hidup sederhana dalam kesunyian dan keheningan tanpa jabatan dan kekuasaan. Semoga kita menemukan pemimpin muda di masa depan sesuai apa yang saya gambarkan dalam hukum tarik-menarik sebagai hukum alam yang menentukan keutuhan, kesehatan, kebahagiaan, kedamaian, kegembiraan, kesejahteraan, keadilan, kemakmuran, keteraturan alam di Indonesia, persis seperti yang saya pikirkan dalam gambar satu dan dua, frekuensi yang saya pikirkan akan dikirim ke alam semesta, supaya apa yang saya cita-citakan dan gambarkan bisa muncul sebagai pemimpin muda bangsa Indonesia di masa depan. Amin

Kamis, 28 April 2022

FORUM INDONESIA MENULIS SELENGGARAKAN TRAINING OF COACH SEKOLAH LITERASI NASIONAL

Sabtu, 23 April 2022, Forum Indonesia Menulis Kalimantan Barat  melaksanakan kegiatan Training of Coach - Sekolah Literasi Nasional (TOC-SLN) Program Organisasi Penggerak tahun ke-2, di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pontianak, Kalimantan Barat.

Pelaksanaan ini berlangsung selama 2 (dua) dari tanggal 23 s.d 24 April  2022 dengan jumlah peserta sebanyak 44 orang serta yang berasal dari berbagai instansi dan profesi. TOC kali ini juga menghadirkan narasumber dari pegiat dan tokoh literasi.

Dalam sambutan, Ketua Forum Indonesia Menulis Kalimantan Barat (Fakhrul Ar-Razi) mengatakan bahwa “Penyelenggaraan TOC-SLN bertujuan untuk memenuhi salah satu komponen dalam mempersiapkan implementasi Penyelenggaraan Pelatihan Sekolah Literasi Nasional - Program Organisasi Penggerak tahun ke-2. Lebih khusus, kegiatan ini bertujuan untuk mencetak Pengajar (mentor) yang memiliki kemampuan secara mendalam dalam melakukan proses transfer knowledge, membangun attitude, dan skill agar tujuan penyelenggaraan pelatihan SLN dapat tercapai dan terselenggara secara optimal.

TOC-SLN dibagi menjadi 3 model pelatihan yaitu pemaparan dari narasumber, praktik/simulasi oleh peserta, dan focus group discussion (FGD). Ada pun materi yang diberikan terkait konsep detail program Sekolah Literasi Nasional, pola pendampingan, serta tugas dan peran utama pengajar diklat (mentor). Selain materi tersebut, seluruh peserta TOC-SLN juga mengikuti sesi simulasi/praktik serta bedah modul pelatihan.

Ketua Panitia Penyelenggara (Muhammad Firdaus)  mengatakan, “Keberhasilan dalam Pelatihan Sekolah Literasi Nasional - POP 2022 tentunya sangat berkaitan erat dengan kinerja bapak dan ibu pengajar (mentor). Dengan kualitas mentor di dalamnya yang paham betul mengenai literasi dalam dunia pendidikan serta pola pendampingan yang baik, maka bisa dibilang, bahwa ujung tanduk berhasilnya program ini adalah mentor.” 

Menutup laporannya, Firdaus mengharapkan agar para peserta dapat mengambil manfaat dari pembekalan yang diberikan oleh para narasumber yang berpengalaman, dari berdiskusi dan bertukar pikiran selama pelatihan, dalam rangka memahami dan membantu berbagai permasalahan yang dihadapi di lapangan, mengingat konsep kegiatan Pelatihan Program Organisasi Penggerak tahun ke-2 yang sedikit berbeda.

Sumber:https://www.fim-news.com/2022/04/toc.html?fbclid=IwAR2D3XcjeihwjRhD_DaGWdXgslcB4QMcu6OKUsWj3zYbHu1uL2qXoXilveE

Senin, 24 Januari 2022

Setitik Harapan di Tengah Badai Covid-19

 

Tuhan…Engkau begitu dekat dengan kami. Engkau tahu, kami sering kali terseret dari urusan satu ke urusan lain, dari satu tugas ke tugas lain, sibuk dengan berbagai macam kegiatan dan pekerjaan. Terkadang kami lupa untuk diam dan hening sejenak padahal dalam kesunyian dan diam, kami akan dipermudah untuk menemukan Tuhan. Kesunyian adalah ibu dari pikiran yang hening. Karena itu, dalam kesibukan apa pun, kami ingin menyisihkan waktu untuk sejenak sunyi dan hening sambil evaluasi, refleksi setiap saat dan menuangkannya dalam sebuah tulisan.

 

 

Saya dibesarkan di sebuah desa kecil nan sunyi kala itu, nama desa saya Ladangan Pal 20, Kabupaten Landak. Saya lahir pada tanggal 20 Maret 1978 dari pasangan Almarhum Bartolomeus Saebar  dan Ibu Norberti Nomi sebagai anak bungsu yang ke-7 dari tujuh bersaudara.   Sejak kecil saya dilatih oleh orang tua agar senantiasa bekerja keras dan hidup mandiri,selain itu orang tua juga mengajarkan  tindakan-tindakan sederhana seperti merawat taman di halaman rumah,berkebun,berternak,bersih-bersih lingkungan. Ayah merupakan sosok guru yang baik serta maha pengasih dan penyayang,terbukti ayah mampu mendidik dan membimbing kami agar tetap berprestasi di sekolah,sedangkan ibu mendidik kami harus giat bekerja.Peran keluarga dan sekolah menjadi penentu bagi saya dalam melangkah.

    Dalam perjalanan waktu cita-cita sebagai penulis selalu muncul, ingin rasanya saya punya buku seperti deretan buku-buku yang sering saya lihat di perpustakaan sekolah. Di kala sepi, saya mencari buku-buku biografi tokoh-tokoh terkenal. Saya mulai membaca buku-buku autobiografi dan biografi yang ada di perpustakaan. Hari demi hari muncul ide untuk membuat autobiografi dan tanpa diduga-duga pada tahun 2019 saya membuka instagram Forum Indonesia Menulis ( FIM ), di situ saya lihat Forum Indonesia Menulis membuka pendaftaran Menulis Buku sampai terbit. Tentu saja saya sangat gembira membaca postingan Forum Indonesia Menulis dan langsung mendaftar dengan admin kala itu. Biarpun harus mengeluarkan biaya pribadi untuk mengikuti kelas menulis di Forum Indonesia Menulis( FIM), saya terus melangkah dengan pasti mengikuti kegiatan setiap hari minggu pukul 07.00-12.00 wib. Tekad untuk memiliki buku autobiografi begitu kuat sehingga apapun yang terjadi saya berjuang untuk menyelesaikan naskah sampai akhir. Pada tanggal 15 Februari 2020 buku autobiografiku akhirnya berhasil dilaunching beserta guru-guru lainnya. Senang rasanya bisa memegang dan memeluk buku autobiografiku sendiri. Kini cita-cita sebagai penulis bisa terwujud berkat jasa Forum Indonesia Menulis, tentu saya juga selalu mendukung Gerakan literasi yang dibuat oleh Forum Indonesia Menulis.

        Pada bulan April 2020 tanpa diduga-duga saya dihubungi oleh direktur FIM yaitu Fakrul Roji agar bisa menjadi Mentor untuk kegiatan Program Organisasi Pengerak Kementerian Pendidikan,Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia. Tentu saja saya sangat senang sekali ketika diminta menjadi mentor Wisata Literasi Guru. Sebelum menjadi mentor, kami dilatih terlebih dahulu selama dua hari full di aula Dinas Pendidikan Kota Pontianak. Jujur saja, awalnya saya bingung karena untuk menjadi mentor bukanlah hal yang mudah apalagi yang akan dihadapi adalah kepala sekolah dan guru-guru senior. Saya harus berhadapan dengan guru-guru yang lebih tua dengan saya.  Tapi berkat pelatihan-pelatihan yang diberikan oleh tim Forum Indonesia Menulis rasa ragu dan pesimis hilang Bersama dengan waktu.  Saya ditugaskan menjadi mentor Wisata Literasi Guru untuk guru-guru SMP yang ada di Kota Pontianak berdasarkan Surat Tugas ( SK ) dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat. Ada tiga kelas yang harus saya dampinggi saat itu bersama Ibu Marsinten pasangan mentor saya di Kota Pontianak.

               Syukurlah saat menjadi mentor, saya tidak lagi grogi apalagi ada Ibu Marsinten sosok kepala sekolah yang inspiratif bersama saya. Setelah tiga pertemuan tiba-tiba kegiatan Wisata Literasi Guru terhenti karena COVID-19. Melihat situasi Pandemi pemerintah mengeluarkan peraturan agar meniadakan semua kegiatan tatap muka dalam waktu yang belum bisa ditentukan. Kebijakan itu membuat saya dan peserta Wisata Literasi Guru sangat kecewa sekali. Padahal saya juga sedang semangat bisa diamanahkan menjadi mentor Wisata Literasi Guru. Tahun 2020 kegiatan Wisata Literasi Guru dihentikan.

Selama kegiatan Wisata Literasi Guru ditiadakan otomatis aktifitas saya banyak yang kosong karena itu saya lebih banyak berkebun. Selama pandemik saya bercocok tanam sayur mayur. Saya menanam sayuran hijau seperti kangkung, bayam dan berbagai macam jenis sayuran hijau lainnya. Tidak terasa hari-hari terus berganti sayur mayur yang saya tanam mulai banyak, ada juga yang saya jual. Ketika saya sibuk berkebun tiba-tiba saya ditelpon oleh Ibu Digna Supervisor FIM karena program Organisasi Pengerak yang pernah dibatalkan segera dilanjutkan kembali pada bulan September 2021.

        Tentu saja saya sudah menanti-nantikan kegiatan Wisata Literasi Guru. Kami dilatih kembali menjadi mentor di aula Dekopinwil Pontianak. Parter mentor saya adalah Ibu Dian Findhiani merupakan tim dari Forum Indonesia Menulis ( FIM) jadi saya sesungguhnya ditemani oleh mentor yang sudah biasa mendampinggi kegiatan Wisata Literasi Guru. Wow..pengalaman menjadi mentor lewat zoom memiliki makna yang begitu mendalam.  Selama ini saya tidak pernah mengetahui kondisi guru-guru yang ada di pedalaman, lewat zoom itulah saya bisa berkomunikasi dengan guru-guru yang bertugas di daerah terpencil. Saat zoom saya sebenarnya lebih banyak sharing pengalaman dan berbagi dengan bapak/ibu guru yang menjadi peserta Wisata Literasi Guru ( WLG ).

        Saya sangat senang sekali bisa membagikan ilmu pengetahuan kepenulisan membuat buku kepada guru-guru. Sejatinya guru-guru yang akan menemukan dan mengali ide-ide kepenulisan serta mengembangkannya di sekolah mereka masing-masing. Saya hanya menolong dan membantu mereka mengali potensi yang ada di dalam diri mereka. Puji Tuhan..semua berjalan dengan lancar walaupun ada banyak kendala di lapangan terutama masalah sinyal,cuaca buruk dan tempat tugas guru-guru dengan medan yang sangat berat tidak mematahkan semangat mereka untuk tetap berkarya.


Selama mendampingi peserta Wisata Literasi Guru saya cuma menitipkan pesan apabila ada kegiatan haruslah ditulis dan dibukukan. Saya juga ingat bahwa kitalah sebagai pembuat sejarah. Sejarah harus ditulis, dibukukan. Karena sekali lagi setiap individu adalah agen pembuat sejarah tersebut. Semoga buku yang kita tulis bermanfaat untuk siswa ,masyarakat, pelayan rakyat, aktivis dan generasi muda penerus perjuangan bangsa.

Jumat, 21 Januari 2022

Adakan Training Of Coach, Forum Indonesia Menulis Siap Lahirkan Mentor Andal

Indonesiamenulis.co.id. 
Wisata Literasi Guru (WLG) adalah suatu program yang diselenggarakan oleh Forum Indonesia Menulis (FIM)—lembaga kepenulisan yang berada di Pontianak. Sebelumnya, program WLG sudah pernah diadakan pada tahun 2019 dan telah menggelar launching dengan tajuk Wisata Literasi Nasional 2019—pada launching tersebut tidak hanya me-launching buku-buku peserta WLG, tetapi juga buku-buku peserta di program Wisata Literasi Siswa dan kelas-kelas FIM.

Dengan visi program yang berbunyi, “Provinsi Kalimantan Barat sebagai Provinsi Literasi Indonesia”, WLG tahun 2020 hadir di lima kota, yaitu Pontianak, Kuburaya, Mempawah, Singkawang dan Sambas. Dari kota-kota tersebut, terpilihlah 22 mentor yang diberi pelatihan agar siap menjadi mentor andal.

“Program Wisata Literasi Guru ini akan bekerja sama dengan Kemdikbud, Dinas Provinsi dan Dinas Kabupaten Kota se-Kalimantan Barat,” ungkap Direktur FIM, Fakhrul Arrazi.

Sebagaimana ungkapan dari Direktur FIM di atas, sistem program WLG tahun 2020 ini direncanakan dengan matang dan disusun dengan sangat sistematis. Oleh karena itu, program ini harus digerakkan oleh mentor-mentor andal. Training of Coach inilah suatu bentuk pelatihan yang dapat memastikan bahwa para mentor yang akan terjun dalam program WLG memang layak dipanggil dengan Mentor Andal.

Training of Coach yang diadakan selama empat hari—tanggal 4, 5, 11 dan 12 Juli 2020—di gedung Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak ini menghadirkan pemateri-pemateri yang ahli di bidangnya masing-masing, seperti Syabarudin—Ice Breaker dan Youtuber, Mahrani, M.Pd—Teacher Writer, Imam Wahyudi—Trainer Trusco, Fakhrul Arrazi—Direktur FIM, Iid Marsono, S.Pd—Mentor FIM, Beno Sulpriyatni, S.Pd—Mentor FIM, Purmiasih, S.Pd—Mentor FIM, Aswanto, S.Pd—Mentor FIM dan Motivator, Suci Asnia, S.Pd—editor FIM, dan Ria Irawan—Layouter FIM.

Para peserta TOC terlihat sangat antusias mengikuti seluruh agenda dari hari pertama sampai hari keempat.

“Hari pertama sampai hari terakhir ini, memang banyak sekali ilmu-ilmu yang kita dapatkan, ilmu baru, khususnya di bidang kepenulisan, ya. Yang tadinya kita tidak paham, jadi paham. Bagaimana cara berbicara di depan publik, kemudian bagaimana cara mencairkan situasi apabila sudah tegang atau orang mulai tidak lagi perhatian, ini dapat ilmu di sini, saya. Biasanya, di pelatihan-pelatihan lain, tidak. Kita hanya diajarkan, bagaimana cara mengajarkan, cara membimbing, baik untuk guru sasaran dan yang lainnya. Tapi tidak diajarkan bagaimana teknik berbicara yang baik, khususnya seperti public speaking,” kata Bu Indrawati, salah satu peserta TOC.

“… pertama yang saya dapatkan itu, yaitu ilmu—sangat banyak sekali ilmu-ilmu yang belum saya pahami terkait kepenulisan dan lain sebagainya. Kemudian, yang kedua itu niat, jadi setelah saya mengikuti kegiatan ini bahwa saya dapatkan, bahwa ternyata niat itu sangat penting, dan ketika kita, niatnya itu baik, di jalan yang baik, mungkin berbagi, maka insyaAllah nanti, kita akan mendapatkan hal yang baik pula,” ucap Pak Azzannuari, peserta TOC.

Kesuksesan agenda Training of coach dipengaruhi juga oleh materi yang sesuai dengan keperluan para mentor untuk dibawa ke kelas WLG. Di hari pertama, pengenalan program WLG menjadi materi pembuka, setelah itu disusul dengan materi Public SpeakingSpiritual Writing, Teknik Menulis Novel dan Cerpen, Ice Breaking, dan PUEBI. Di hari kedua, materi lebih lanjut—Creative Writing and Teaching, Pengenalan Buku Fiksi dan Nonfiksi, Puisi dan Komik, Sistematika Penulisan dan Rekomendasi Mentor—disampaikan secara interaktif.

Kemudian, dengan dipandu oleh MC yang energik, Arul Maulana—youtuber, pelatihan dimulai dengan menyuarakan yel-yel TOC, “TOC FIM 2020—energik, inovatif, produktif”, pelatihan di hari ke-3 seperti sudah tak sabar untuk disantap ilmunya oleh para peserta. Diawali dengan materi Self Editing dan Plagiarisme, para peserta TOC terlihat serius mendengarkan dan aktif tanya-jawab. Kemudian, materi Strategi Pendamping Energik dan Produktif memberi kesempatan langsung kepada para peserta untuk menyimulasikan “Mentor sedang Mengisi Kelas WLG”, dengan dibagi menjadi tujuh kelompok—Cerpen, Novel, Puisi, Buku Pengembangan Diri, Buku Pendidikan, PUEBI, dan Proofreading. Setelah itu, materi pelatihan dilanjutkan dengan Manajemen Kelas dan Pembentukkan Mental dan diakhiri dengan materi Premis, LayoutDesain Cover dan Katalog.

Kemudian, di hari ke-4 yang merupakan hari terakhir pelatihan, materi disampaikan oleh Tim Inti FIM, yaitu Membuka dan Mengakhiri Kelas oleh Aswan, Testimoni Penerbitan dan Writerpreneur oleh direktur FIM—Fakhrul Arrazi, Teknis dan dokumen kelas WLG oleh Beno dan Purmiasih, dan Video Motivasi oleh Beno dan Aswan.

Gambaran singkat pelatihan tersebut mengungkapkan betapa seriusnya persiapan program WLG tahun 2020 ini. Semua peserta TOC dan Panitia berharap program WLG nanti akan berlangsung dengan baik, terstruktur dan hasilnya akan bermanfaat bagi para guru.

“… ada berbagai hal yang belum bisa didapatkan dari tempat lain, bahkan di bangku-bangku sekolah juga belum bisa didapatkan. Di sini ternyata lengkap sekali, dan alhamdulillah, di sini kami mendapatkannya,” ungkap Pak Cep, salah satu peserta TOC paling aktif setelah acara pelatihan berakhir.

Editor: Almasahla


Sumber : https://indonesiamenulis.co.id/uncategorized/adakan-training-of-coach-forum-indonesia-menulis-siap-lahirkan-mentor-andal/

Rabu, 05 Januari 2022

Sekolah Literasi Nasional


Forum Indonesia Menulis menggelar Sekolah Literasi Nasional, 23 Desember 2021 di Ballroom Qubu Resort, Kubu Raya-Kalbar.
Terima kasih atas semua dukungan dari Kemdikbudristek Pak Praptono turut hadir sebagai pembicara, Bupati Kubu Raya, Tere Liye Penulis Best Seller, Founder FIM @fakhrul_arrazi dan Coach Nasional FIM @am.aswan, seluruh Direktur FIM se-Kalbar, seluruh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan se-Kalbar, Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalbar, tim Supervisor, Mentor, Kepala Sekolah dan Guru-guru se-Kalimantan Barat dan semua peserta Sekolah Literasi Nasional yang telah hadir.
Syukur kepada Allah atas amanah yang diberikan dalam membawa visi besar Indonesia sebagai Kiblatnya Literasi Dunia, atas kepercayaan dalam memajukan Pendidikan untuk anak-anak Indonesia.
Jadikan literasi sebagai budaya membangun bangsa, dengan berbagai langkah-langkah strategis dalam memajukannya. Kolaborasi dan sinergi kuat untuk bangkit melawan semua tantangan di depan.

Wisata Literasi Guru
Forum Indonesia Menulis
Program Organisasi Penggerak Tahun 2021

Repost: Forum Indonesia Menulis ( FIM )

Selasa, 03 Desember 2019

IBU BUMI AKU SIAP BERBAKTI



Buku ini berisi kumpulan perjalanan hidup dari kecil sampai sekarang ini. Dilengkapi foto yang menarik dan inspiratif. Direkomendasikan untuk para pendidik,siswa, masyarakat, pelayan rakyat, aktivis dan generasi muda agar sejak dini terbiasa menulis buku otobiografi. Sejarah harus ditulis, dibukukan. Karena sekali lagi setiap individu adalah agen pembuat sejarah tersebut.
Buku ini menawarkan sebuah pemahaman yang menawan agar kita mau belajar terus menerus dalam setiap kehidupan kita bahkan ketika kita mengalami kesulitan dan kegagalan.Kita juga harus sadar bahwa perlu menerapkan hidup sehat sehari-hari. Kita harus saling mengingatkan, satu sama lain terlebih para pemimpin dunia,para investor dan seluruh warga dunia untuk memikirkan secara bersama-sama gerakan pendidikan pelestarian lingkungan hidup.Bukan hanya slogan tetapi sungguh-sungguh tulus ikhlas tanpa paksaan,namun mesti berangkat dari nilai moral iman akan Sang Pencipta,bahwa merawat bumi berarti merawat karya sang Pencipta Alam. Sekali lagi bumi adalah rumah besar yang dihuni oleh seluruh makhluk ciptaan manusia. Dengan demikian semuanya memiliki tanggungjawab untuk menjadi pengerak,penggalang dan pendukung kegiatan pelestarikan lingkungan hidup yang ada di Indonesia. Semoga bermanfaat bagi para  pendidik,siswa, masyarakat, pelayan rakyat, aktivis dan generasi muda penerus perjuangan bangsa.
BUKU ini akan dilaunching pada tanggal 15 Februari 2020 di Auditorium UNTAN Pontianak.

Jumat, 20 September 2019

KEBERSIHAN SEBAGIAN DARI IMAN

Kebersihan adalah sebagian dari iman, itulah motto yang terus didengung-dengungkan di dalam dunia pendidikan maupun dalam instansi terkait. Tapi kadang kita selalu bertanya dengan motto di atas jika kita menjumpai kehancuran lingkungan hidup dan juga menemukan sampah berserakan di mana-mana.

Lalu siapa yang harus bertanggung jawab dengan lingkungan yang seperti ini.Sebenarnya yang bertanggungjawab itu siapa? Departemen pendidikankah? Departemen agamakah? Departemen Lingkungan hidupkah ?Gubernurkah atau siapa ?
Dunia pendidikan sudah pasti yang terdahulu mengajarkan sikap harus menjaga kebersihan di lingkungan sekolah. Tapi prilaku tersebut kadang hanya bergaung dalam lingkungan sekolah saja. Ketika sudah hidup dalam masyarakat, biasanya motto kebersihan ibarat tinggal kenangan, datang dan pergi tanpa ada bekas satupun di dalamnya. Selain itu siswa-siswi lebih banyak menghabiskan waktu mereka dalam kehidupan social. Jika menjumpai kehidupan social yang kumuh dan suka membuang sampah sembarangan, biasanya mereka jadi terjerumus dan ikut jadi pelaku membuang sampah di lingkungan sosial tersebut .Prilaku tersebut dianggap wajar karena tidak ada sangsi dan tidak adanya hukum yg mengatur semua itu. Makanya dunia pendidikan tidak mampu juga mengatasi masalah seperti ini.

Dengan prinsip Kebersihan sebagian dari Iman sebenarnya sudah bisa diterapkan dalam prilaku manusia orang perorangan. Tapi lucunya kebersihan itu ibarat simbol belaka tanpa ada tindakan yang nyata. Kerap kali kita sering berbicara kebersihan, tapi prakteknya kebanyakan adalah sulit mengaktualisasikannya dengan baik. Untuk memulai prilaku kebersihan sebagian dari iman memang perlu bekerjasama dengan berbagai pihak. Menerapkan prilaku ini diperlukan keikut sertaan penegak hukum dan pembuat kebijakan agar mau mewujudkan cita-cita ini secara bersama-sama. Semua harus dimulai dalam diri pribadi manusia.

Hukum sangat berperan penting dalam prilaku kehidupan manusia. Banyak contoh prilaku yang awalnya dibentuk oleh hukum dan diterapkan secara orang perorangan lalu diikuti secara social dan akhirnya menjadi budaya. Contohnya saja:
1. Berjalan di sebelah kiri :
Awalnya berjalan di sebelah kiri, merupakan tata tertib lalu lintas. Penegak hukum selalu menganjurkan kepada pemakai jalan agar tertib dan berjalan di sebelah kiri. Peraturan ini lama-kelamaan diikuti secara sosial oleh masyarakat Indonesia. Dan sekarang tanpa di suruhpun, para penguna jalan akan merasa aman dan nyaman berjalan di sebelah kiri. Prilaku perorangan ini sekarang sudah menjadi prilaku sosial dan menjadi budaya masyarakat Indonesia.
2. Kebiasaan antri :
Di Bank, Mall, Supermarket budaya antri sudah mulai diterapkan. Awalnya budaya antri ini merupakan tata tertib yang ada di tempat tersebut. Untuk membiasakan budaya antri, biasanya petugas memasang tali dan menempatkan sejumlah satpam untuk memantau keamanan dan ketertiban. Kini lama kelamaan budaya antri ini sudah menjadi kebiasaan orang jika berada di bank atau mall.
Kebiasaan-kebiasaan yang diatur oleh hukum memang tidak semuanya berhasil diterapkan dalam masyarakat. Masih banyak prilaku-prilaku yang kadang sudah diatur oleh hukum tapi selalu saja dilanggar oleh masyarakat. Contohnya saja ngebut di jalan raya, merokok tidak pada tempatnya dsb.

Membuang sampah pada tempatnya sampai sekarang dianggap prilaku yang tidak menyimpang serta dianggap wajar oleh sebagian masyarakat. Maka tidak heran pembiaran prilaku ini telah mengakibatkan pemandangan sampah dan bau busuk sampah di sudut-sudut jalan. Kadang pemerintah berusaha memberi peringatan pada masyarakat tapi tidak ada hasilnya.Masih saja ditemukan gundukan sampah yang dibuang sembarangan oleh masyarakat. Memang sulit diberantas prilaku membuang sampah sembarangan karena hal itu, ibarat BAKTERI atau VIRUS menular yang awalnya dilakukan dalam keluarga dan diikuti orang lain, terus diikuti lagi oleh RT/RW, menular lagi ke kelurahan, kecamatan, kabupaten, provinsi. Juga tidak adanya hukum yang mengatur prilaku masyarakat orang perorangan ini telah membuat prilaku ini dianggap wajar dan diikuti yang lainnya. Kira-kira itulah tradisi dalam masyarakat yang akhirnya mengakibatkan gundukan sampah di mana-mana.

Kebersihan sebagian dari Iman , siapakah yang harus berperan serta dalam penerapan prilaku tersebut? Kalau tugas Departemen agama atau instansi agama, rasanya tidak cocok sama sekali. Yang sedikit bisa mengatur prilaku manusia soal kebersihan memang diharapkan penegak hukum bekerjasama dengan departemen lingkungan hidup. Departemen lingkungan hidup sangat berperann penting agar bisa membentuk prilaku masyarakat yang cinta kebersihan dan prilaku tidak membuang sampah sembarangan. Maka prilaku yang diterapkan kepada pribadi per pribadi ini lama-kelamaan bisa menular satu dengan yang lain menjadi prilaku yang sadar akan kebersihan dan juga menjadi budaya KEBERSIHAN SEBAGIAN DARI IMAN. Semoga saja ini bisa menjadi cita-cita bersama.

Jumat, 17 Mei 2019

LAW OF PROJECTION

Law of projection sebuah konsep dari Golden Shadow Miracle (GSM). Sebuah hukum tentang proyeksi pikiran. Cara mengendalikan pikiran untuk memperbaiki nasib kita. Dengan kata lain apapun yang kita pikirkan itulah yang kita proyeksikan dan itu pula yang akan terjadi. 
Tanpa kita sadari setiap hari akal kita menghasilkan 60.000 pikiran . Dimana proyeksi dari pikiran - pikiran tersebut akan menentukan bagaimana keadaan hidup kita.
Apabila didominasi oleh pikiran yang buruk maka buruklah keadaan kita, sebaliknya bila didominasi oleh pikiran baik maka baiklah nasib kita.
Ilustrasinya sebagai berikut, seperti sebuah proyektor yang menampilkan gambar dilayar, Gambar dilayar adalah nasib hidup kita. Dimana pada dasarnya gambar tersebut berasal dari komputer yang tersambung . Komputer tersebut adalah pikiran kita. Gambar akan berganti bila kita merubah gambar di komputer.
Contoh sedehananya lagi adalah seperti ini :
Jika anda pernah melihat orang presentasi, perangkat yang dibutuhkan adalah :
1. Laptop = Pikiran
2. Proyektor = Nasib kita hasil pikiran
Apapun yang kita klik di laptop, juga akan tampil di layar proyektor, hasilnya sama persis. Demikian juga nasib kita , Akan berganti apabila kita merubah pikiran ( mindset ) di otak kita.
Setelah mengerti tentang hukum Law Of Projection ini maka kita harus lebih berhati-hati dalam menjaga pikiran kita, jangan sampai berfikir tentang hal-hal buruk yang akan mempengaruhi proyeksi pikiran kita.
Memang tidak mudah bagi kebanyakan orang untuk konsisten menjaga pikirannya agar selalu berpikiran yang positif, termasuk mungkin salah satunya adalah kita, sehingga kita bernasib tidak sama seperti yang kita impikan, padahal di luar sana banyak yang dengan mudahnya mewujudkan impian mereka karena mereka faham akan ilmunya.
Salah satu cara untuk konsisten berpikir positif adalah dengan menggambar hal-hal yang positif, tentu tidak sembarang menggambar karena jika ada kesalahan maka bisa berakibat kurang baik terhadap kehidupan kita. Dan sedikit orang yang tahu bahwa manusia bisa menggambar nasib, tentunya menggambar nasibnya ini adalah salah satu bentuk DOA-DOA Positif.
#kamiinginkreatifdaninovatif
#kamiinginmemajukanpariwisatakalbar
#kamibhinnekatunggalika
#kamipancasila
#kamicintadamai
#kalbardamai
#kalbartanahkeramat
#kalbartanahsuci
#kalbarrumahkita
#pemudainovatif
#tebarkankedamaian
#kalbartanpabencana
#kalbarmaju

Jumat, 08 Februari 2019

Masjid 'Maria, Bunda Isa' Simbol Toleransi di Uni Emirat Arab

Liputan6.com, Abu Dhabi - Awalnya rumah ibadah yang terletak di Distrik Al Mushrif, Abu Dhabi bernama Masjid Shaikh Mohammad Bin Zayed.
Namun, sejak Rabu, 14 Juni 2017, bertepatan dengan hari ke-19 Ramadan, namanya berubah menjadi Mariam, Umm Eisa -- Masjid Maria, Bunda Isa. Dalam ajaran Nasrani, Isa adalah Yesus.
Perubahan nama tersebut dilakukan atas permintaan Putra Mahkota Abu Dhabi sekaligus Deputi Komandan Angkatan Militer Uni Emirat Arab, Shaikh Mohammad Bin Zayed Al Nahyan.
Seperti dikutip dari Gulf News, Jumat (16/6/2017), ada tujuan mulia di balik pergantian nama tersebut, yakni untuk mengeratkan hubungan kemanusiaan antar-pemeluk agama. 
"Inisiatif tersebut memberi teladan yang mencerahkan, sekaligus mencerminkan keindahan toleransi, di mana antar-umat beragama hidup saling berdampingan di Uni Emirat Arab," kata Menteri Toleransi UEA, Shaikha Lubna Al Qasim.
Mohammad Mattar Al Kaabi, Kepala Badan Urusan Islam dan Wakaf juga menyambut baik inisiatif itu. Ia mengatakan, sejak era kekuasaan Emir Zayed Bin Sultan Al Nahyan, toleransi terus terjaga. 
Para pemeluk keyakinan yang berbeda-beda pun hidup rukun dan damai. "Ini didasarkan pada keadilan dan persaudaraan di antara semua orang yang tinggal di Uni Emirat Arab," kata Al Kaabi.
Masjid Mariam, Umm Eisa hanya berjarak beberapa langkah dari Gereja Anglikan St Andrews.  
Pendeta senior gereja tersebut, Andrew Thompson menyambut baik upaya untuk memupuk toleransi tersebut. 

"Maria, Bunda Yesus, adalah sosok suci, yang istimewa. Ia adalah simbol ketaatan pada Tuhan. 
Thompson berharap, kesepahaman antar-umat beragama di Uni Emirat Arab, khususnya Muslim dan Kristen kian meningkat. 
Di tengah konflik sektarian dan konflik di level regional, bahkan dunia, Uni Emirat Arab berupaya meningkatkan toleransi terhadap pemeluk agama lain.
"Kami merasa tergugah dan merasa diberkati menjadi bagian dari bangsa ini," kata pendeta senior Gereja Komunitas Evangelical, Jeramie Rinne.
Pemimpin Katolik, Uskup Paul Hinder, sekaligus kepala Vikariat Apostolik di Arabia Selatan juga menyambut baik pergantian nama tersebut.
"Putra mahkota akan memberi kontribusi pada perdamaian dan saling pengertian, tidak hanya di negara ini, tapi juga di seluruh wilayah regional."

Uni Emirat baru berusia 45 tahun. Belakangan angin perubahan berembus di negara yang berdiri sejak 1972 itu.
Negara federasi yang terdiri atas tujuh emirat yang kaya akan minyak bumi -- Abu Dhabi, Ajman, Dubai, Fujairah, Ras al-Khaimah, Sharjah dan Umm al-Qaiwain -- kian gencar mempromosikan keberagaman dan toleransi.
Mereka yang menentang kebijakan itu, menghadapi risiko penangkapan bahkan penahanan.
Sejak Februari 2016, Pemerintah Uni Emirat Arab membentuk Kementerian Toleransi. Shaikha Lubna Al Qasim menjadi menterinya.
"Pada 2016 kami membuka Kementerian Toleransi disamping Kementerian Kebahagiaan yang sudah ada terlebih dulu. Tujuannya adalah mempromosikan toleransi sebagai nilai dasar hidup bermasyarakat di Uni Emirat Arab," jelas Pemimpin Dubai, Shaikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum seperti dikutip dari Newsweek. 
Program Toleransi Nasional yang digalakkan didasarkan atas tujuh pilar: Islam, konstitusi, warisan Zayed dan etika Uni Emirat Arab, konvensi internasional, arkeologi dan sejarah, kemanusiaan, dan nilai-nilai bersama.
Selain Muslim, umat beragama lain juga berpartisipasi dalam mempromosikan toleransi.
Misalnya, pada pekan lalu, sebuah gereja di Al Ain membuka pintunya untuk umat Islam yang tak punya tempat untuk salat Magrib.
Para pengelola gereja menggelar karpet di lantai kayu agar lebih dari 200 Muslim dari Asia bisa melaksanakan ibadah salat.
Setelah mendengar kabar tersebut, beberapa pejabat senior Emirat mendatangi gereja itu, untuk menyampaikan penghargaan.
"Ini adalah kali pertama, setidaknya di UEA, sebuah gereja membuka pintunya untuk menjadi tempat salat umat Muslim," kata Bobin Skariya, pekerja di Katedral Simhasana Ortodoks St. George Jacobite Suriah.
Tahun ini, World Happiness Report menempatkan Uni Emirat Arab di atas Brasil, Prancis, dan Spanyol dalam hal kebahagiaan.

sumber : https://www.liputan6.com/global/read/2992885/masjid-maria-bunda-isa-simbol-toleransi-di-uni-emirat-arab

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More